Apa Itu Bahan Kemasan dan Fungsinya

Apa itu bahan kemasan dan fungsinya?

Sebelum kita lanjut menjelaskan tentang bahan kemasan, kamu wajib tahu dulu pengertian dari kemasan. Kemasan adalah rancangan (desain) kreatif yang mengaitkan bentuk, struktur, warna, bahan, penulisan, serta elemen lainnya dengan informasi produk agar sebuah produk bisa diedarkan dan dijual.

Tujuan Kemasan

Menurut Agustin rozalena dalam buku komunikasi bisnis – Konsep dan praktik (2020), berikut ini beberapa tujuan kemasan :

  1. Untuk menjangkau calon pembeli agar membeli produknya
  2. Untuk meningkatkan keuntungan atau laba
  3. Untuk melindungi produk dari kotoran, debu, air, dan bahan lainnya yang bisa merusak isi produk
  4. Untuk menarik minat pembeli
  5. Untuk mempermudah pembeli mengenal produk

Baca juga : 5 Hal yang wajib ada pada label kemasan

 

Bahan Kemasan

Masalah material bungkus produk perlu diperhatikan dengan seksama. Maka kenali dulu jenis material yang umum dan baik di gunakan untuk mengemas produk. beberapa jenis material yang direkomendasikan adalah :

 

  1. Kemasan Kertas

Jenis bahan pengamasan produk pertama adalah kertas. Karakteristik dari kertas adalah kedap udara. Jenis kemasan ini lebih cocok untuk mengemas produk yang sifatnya sementara. Kamu dapat menggunakan kemasan dari material kertas untuk mengemas produk makanan maupun non makanan. Jenis kertas ini bersifat ramah lingkungan mudah terurai secara alami. Tidak seperti plastic, Styrofoam maupun material kemasan lain yang sulit terurai oleh mikroorganisme.

 

Jenis material ini cukup sering digunakan untuk mengemas produk makanan. Ada beberapa bahan kertas yang biasa dipakai untuk membuat kemasan makanan seperti kraft paper dan ivory paper. Setiap jenis kertas memiliki kekakuan, kelenturan dan estetika yang berbeda. Sesuaikanlah produk kamu dengan jenis kertas dan branding yang ingin kamu capai.

 

  1. Kemasan plastic

Kemudian, bahan pengemasan produk yang kerap digunakan untuk mengemas produk adalah plastik. Alasan umum pengusaha menggunakan plastik sebagai kemasan adalah :

  • Mudah di dapatkan
  • Harganya Murah
  • Proses pengemasan mudah
  • Daya tahan kuat
  • Berat ringan

Hanya saja, kekurangan dari bahan kemasan ini adalah tidak ramah lingkungan karena sulit terurai oleh mikroorganisme. Isunya, kemasan plastik menyumbang pencemaran lingkungan terbesar. Kekurangan lainnya dari plastik adalah sifatnya menyerap bau, sehingga aroma produk di dalamnya berkurang kesegarannya.

 

  1. Kemasan aluminium foil

Kemasan jenis ini merupakan material pengemasan produk yang banyak digunakan penjual. Beberapa kelebihan kemasan ini adalah :

  • Kemampuan kemasan dalam melindungi kualitas produk secara optimal
  • Bisa melindungi bahan makanan dan minuman dari kontaminasi kuman dan bakteri
  • Anti air sehingga bisa melindungi produk dari pengaruh air
  • Material ini tidak mudah rusak sehingga ideal dijadikan bahan kemasan.

 

  1. Kemasan dari kaca

Terakhir, jenis bahan kemasan kaca sering kamu jumpai dalam bentuk toples. Toples kaca memang cukup menarik untuk dijadikan kemasan produk. pasalnya, tampilan menarik dan konsumen dapat melihat langsung produk yang berada di dalamnya.

baca juga : Rekomendasi kemasan makanan kekinian

 

Kelebihan dari material pengemasan ini adalah sifatnya inert, tahan air dan kedap udara. Kualitas produk di dalamnya pun akan terjaga.

 

Kekurangan kemasan dari kaca(toples) adalah :

  • Hal ini bisa menyusahkan konsumen untuk membawanya saat berpergian.
  • Mudah pecah. Perlu kehati-hatian memperlakukan kemasan ini saat proses distribusi dan penyimpanan.
  • Hargnya lebih mahal di banding material lain sehingga kurang cocok untuk pelaku bisnis dengan kondisi modal terbatas.

 

Apa saja fungsi utama dari kemasan produk?
  1. Melindungi dan Mengawetkan Produk

Fungsi utama dari kemasan adalah melindungi produk dari sinar ultraviolet, panas, kelembapan udara, oksigen, benturan, serta kontaminasi kotoran dan mikroba yang dapat merusakan dan menurunkan mutu produk.

 

Oleh karena itu, kemasan harus bisa menjaga produk di dalamnya. Dengan demikian, produk akan menjadi lebih awet, baik selama proses distribusi atau Ketika sudah sampai ke tangan konsumen.

 

  1. Meningkatkan Efisiensi

Pada dasarnya kemasan berguna untuk membungkus produk supaya lebih rapi dan ringkas. Bagi produsen, kemasan akan membantu dalam proses perhitungan dan pengiriman. Sementara itu, bagi konsumen, adanya kemasan membuat penyimpanan produk menjadi ringkas, lebih mudah dan aman.

 

  1. Sebagai identitas produk

Terakhir, fungsi dari sebuah packaging untuk produk adalah sebagai identitas produk. Selain melindungi produk, kemasan juga dapat digunakan sebagai alat komunikasi dan pengirim informasi kepada konsumen melalui label yang ada di bagian luar kemasan.

baca juga : Percetakan kemasan terbaik

 

Selain itu, kemasan yang mempunyai ciri khas tertentu akan menjadi nilai plus dalam menarik minat pelanggan.

 

ingin cetak kemasan produk? Indostar printing solusinya. Indostar melayani cetak kemasan mulai dari proses desain hingga pengiriman untuk seluruh Indonesia! Jadi buat kamu yang jauh dari workshop kami ngga perlu khawatir. Cukup hubungi admin kami melalui whatsapp berikut 0811-1111-5757 kamu tinggal menunggu hingga kemasan di antar ke rumahmu.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *